Berikut penjelasan dari Rekan Dian Asad tentang apakah itu IPNU dan IPPNU??
Selasa, 27 Maret 2018
Pelantikan Pengurus PC IPNU Kabupaten Bogor 2017 - 2019
20 Januari 2018
CIBINONG –
Pengurus Cabang Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama (IPNU) Kabupaten Bogor,
masa khidmat 2018-2019 resmi dilantik di Gedung Pemuda Olahraga Cibinong
Bogor, Minggu (20/1). Pelantikan tersebut dihadiri sekitar 200
kader dan tamu undangan.
Ketua IPNU
Kabupaten Bogor Syukron Makmun menyatakan, estafet kepengurusan yang
diemban merupakan tanggungjawab besar terlebih dalam menghadapi
tantangan di era globalisasi.
“Kami
siap menjalankan amanat organisasi sesuai amanah. Dengan tetap berharap
mendapat dukungan dari semua jajaran pengurus harian, Pengurus Anak
Cabang (PAC), ranting (desa) dan kader,” ujarnya.
Syukron
juga menyatakan, pihaknya mempunyai harapan besar kepada para kader di
mana setiap kader dituntut mampu membentengi diri dari seragan paham
radikalisme yang sedang menggoyahkan NKRI. Selalu berideologi Pancasila,
UUD 1945, serta mengajarkan paham “ahlusunnah wal jamaah” (aswaja).
”Eksistensi kaderisasai kader, membentengi ideologi dari serangan paham radikal, itu sangat penting,” ujarnya.
Sedangkan
ketua umum Pengurus Pusat IPNU Asep Irfan Mujahid berharap, kader IPNU
harus mampu memberi ruang gerak seluas-luasnya bagi semua kader agar
bekerja keras, dengan membangun kreatifitas dan inovasi. Dengan harapan,
kreativitas dan inovasi tersebut menjadi tolak ukur kader dalam
membangun generasi yang ahlusunnah wal jamaah.
”Kader harus kreatif, inovatif demi masa depan yang lebih baik. Tentunya, selalu mencintai Tanah Air dan NU,” tandasnya.
Wartawan : Die
http://publikbogor.com/2018/01/ini-dia-pengurus-ipnu-kab-bogor-2018-2019/
Kamis, 21 April 2016
KARTINI "Habis Gelap Terbitlah Terang"
Sejarah Singkat Hari Kartini yang Diperingati Setiap 21 April.
Bagi generasi muda sekarang mungkin banyak yang tidak mengetahui.
Padahal, ada pepatah yang mengatakan “Bangsa yang baik adalah bangsa
yang menghargai jasa para Pahlawan”. Selain itu ada juga pepatah dari
presiden Soekarno yang mengatakan “Jangan Sekali-kali Melupakan
Sejarah”. Meski RA Kartini tidak turun langsung di medan perang, namun beliau merupakan salah satu pahlawan wanita di Indonesia. Mari kita simak sedikit sejarah mengenai R.A Kartini.

